Omah Budoyo Jogja, Destinasi Wisata Kriya, Seni, Budaya yang Baru di Yogyakarta

Omah Budoyo Jogja terletak di Jalan Karangkajen Nomor 793, Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyambut kehadiran destinasi wisata baru di Kota Yogyakarta. Namanya adalah Omah Budoyo Jogja. Sandiaga berkunjung ke tempat yang berlokasi di Jalan Karangkajen Nomor 793, Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, itu pada Kamis, 7 Oktober 2021.

Sandiaga Uno mengatakan Omah Budoyo Jogja yang merupakan galeri seni ini akan menopang dua pilar bagi masyarakat, yaitu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan kewirausahaan. “Kita akan melihat bagaimana kehadiran Omah Budoyo Jogha berdampak pada kebangkitan serta pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga Uno.

Omah Budoyo Jogja adalah ruang rupa yang menghadirkan beragam produk ekonomi kreatif, mulai dari kerajinan tangan atau kriya, mode, dan kuliner. Berbagai produk tersebut adalah hasil kerja perajin lokal. Di sana juga terdapat berbagai aktivitas dalam kelas-kelas khusus.

Ada empat zona di Omah Budoyo Jogja. Pertama, galeri yang menjadi ruang bagi seniman untuk memamerkan karya. Setiap dua bulan sekali, galeri ini akan menghadirkan pameran karya seniman yang berbeda. Kedua, restoran yang menyajikan makanan khas Jawa.

Ketiga, pendopo yang menjadi ruang kelas untuk membatik, membuat keramik, yoga, melukis, bermain gamelan, dan macapat atau puisi tradisional Jawa. Keempat adalah toko yang menawarkan beragam produk ekonomi kreatif.

Kkurator dan pemilik Omah Budoyo Jogja, Warwick Purser berharap ruang rupa kreatif ini bermanfaat bagi seniman lokal, para perajin, masyarakat sekitar, dan wisatawan. “Kami ingin menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat pada tradisi dan produk lokal agar bisa bersaing dengan produk luar. Sebab dari sisi kualitas dan cerita, semua yang kita miliki ini punya potensi yang sangat besar,” ujarnya.